Email
Kata Sandi
Ingat Saya

Mohon menunggu...

Anda berada di : Beranda > Artikel > Artikel Dari Anda > Detail Artikel
 Artikel
12 Dec 2013 11:56:23 | Ditulis Oleh : Mahendra

Opsi Penyelesaian Kemacetan harus satu padu

Kemacetan ibukota Jakarta sudah menjadi hal yang biasa oleh masyarakat Jakarta ataupun masyarakat Luar Jakarta yang bekerja di Jakarta, terutama terjadi pada saat pagi hari saat jam masuk kantor, siang hari saat jam istirahat kantor ataupun yang paling parah sore sampai petang saat jam pulang kantor.  Belum banyak hal yang membantu untuk mengatasi kemacetan di ibukota, karena semua stakeholder tidak bersatu padu mengatasi hal ini yaitu pemerintah daerah (Pemda DKI Jakarta, Pemprov Jabar, Pemprov Banten, Pemkot Depok, Pemkot Tangerang, Pemkab Tangerang, Pemkot Tangsel, Pemkot Bekasi, Pemkab Bekasi, Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, Pemkab Karawang, Pemkab Serang, Pemkot Serang, Pemkab Sukabumi), pemerintah pusat (Kementrian Perhubungan, Kementrian PU), Kepolisian, Swasta (pengusaha pabrikan motor dan mobil)

Artinya semua stakeholder mempunyai "mainan sendiri", tidak ada inisiatif bersatu padu mengatasi kemacetan yang sudah terlalu parah, semua saling menyalahkan dan saling tuding, misalnya bahwa itu jalan negara, itu jalan propinsi, itu jalan kabupaten...bagi masyarakat sebenarnya itu tidak peduli itu mau jalan tanggung jawab siapa, karena seharusnya konsep awal tidak boleh didiskriminasikan jalan, karena pokok awal permasalahannya.  Opsi penyelesaian mengatasi kemacetan Jakarta dan sekitarnya :

1. Pergunakan angkutan massal (KRL) : satu kali angkut 1500 - 3000 orang, sehingga KJC/KAI/Pemda/Pemprov/Pusat fokus membuat pelayanan KRL menjadi daya tarik warga :

- Buat setiap stasiun dibuat minimal 4 track jalan rel kereta dan menambah panjang jalur naik turun penumpang di stasiun

- Buat ruang tunggu stasiun menarik sehingga kesannya tidak menakutkan bagi warga (bila petang-malam), lampu terang, cat warna tembok cerah,  terlindung dari panas hujan (idealnya semua stasiun dibuat seperti STASIUN GAMBIR)

- Menambah rangkaian gerbong menjadi minimal 10 gerbong bila pagi jam 06 - 09 dan sore jam 17 - 20 

- Mempercepat jalur underpass dan fly over setiap persimpangan KRL di Jabotabek agar kedatangan KRL On time dan meminimalisir kecelakaan

2. Pergunakan angkutan busway (transJakarta) : satu kali angkut 50 - 80 orang

- Tegakkan sterilisasi jalur busway dijalur koridor manapun, dan jam berapapun jangan tebang pilih

- Tambahkan armada disetiap koridor dengan jarak waktu jangan terlalu lama

3. Naikkan pajak parkir di Jakarta : Rp 50,000 per jam diluar tempat stasiun atau terminal agar warga berbondong2 beralih ke angkutan massal

4. Semua jalanan di ibukota dibuat 3 in 1

5. Sediakan tempat parkir luas atau vertikal dengan tarif yang normal di Stasiun atau Terminal, sehingga memudahkan warga pindah dari pribadi ke umum disemua titik stasiun dan terminal

6. Sediakan angkutan feeder yang tersambung antara terminal busway dan stasiun KRL, sehingga memudahkan warga untuk pulang pergi kantor

7. Mengenai rencana pembangunan MRT yang baru proses pembangunan dan diperkirakan selesai 2018 masih, lama

 

 

 

   
 Komentar
salsila Untuk mengatasi macet, saya kira Pemprov DKI hanrus banyak belajar dgn Pemko Surabaya. Koordinasi Pemko dgn Polisi sangat baik. Pagi hari polisi sdh stand by di podium membantu pengengendara lantas.
5 years ago
jack klo menurut saya ni, lebih baik setiap hari kerja tidak boleh memakai mobil pribadi...pake motor pribadi aja.
5 years ago
Sonny Cute saya setuju, benahin dulu angkutan umumnya dari segi keamanan, kenyamanan, keselamatan dan saya yakin jika semua dah benar, pasti byk yg beralih ke angkutan umum
5 years ago
abi Untuk pembatasan kendaraan saya setuju,tpi masalahnya bisa di gak ngebatasin nya,klo dah gini kita akan berhadapan dgn banyak pihak.semoga bisa terwujud deh,dan dan gak ada lagi politisasi
5 years ago
energy Kalau dilihat dr foto dan aktifitas keseharian,justru motor roda 2 lah yg paling banyak di jalan raya,klu sdh macet tau sndri,pd gak mau ngalah,susah diatur lain sm roda 4/lebih.ini bukti!!!
5 years ago
apray pembatasan jumlah kendaraan, kesadaran dari masyarakat untuk menggunakan transportasi massal atau angkutan umum, menyediakan lahan parkir yang luas, dan keamanan pencegahan tindakan krimunal.
5 years ago
argado klau kemacetan jakarta mau terurai harus benahi dulu transportasi umumny, tempat pakrir luas, dan batasi kendaraan mobil dan motor
5 years ago

Anda Ingin Menjadi Bagian Dari Terciptanya
Budaya Tertib Berlalu Lintas?


Unggah Foto atau Video Pelanggaran
Lalu Lintas yang Anda Lihat Disini
dan Dapatkan Hadiahnya.

 Artikel Dari Anda
 Update Ditlantas Polda Metro Jaya
 Tips Keselamatan Berkendara
Copyright © 2013 Ditlantas Polda Metro Jaya and MarkPlus Insight. All Right Reserved.